Selasa, 27 Februari 2018

EVALUASI



EVALUASI

A.    TEORI IMPLEMENTASI EVALUASI BIDANG KESEHATAN
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), evaluasi memiliki arti yakni penilaian hasil. Pada tahun 1990 WHO mendefenisikan evaluasi sebagai cara yang bersifat sistematis untuk mempelajari sesuatu berdasarkan pengalaman dan mempergunakan teori yang telah dipelajari untuk memperbaiki kegiatan – kegiatan yang sedang berjalan serta meningkatkan perencanaan yang lebih baik dengan seleksi yang seksama untuk kegiatan di masa yang akan datang. Dun (1999) mengemukakan bahwa secara umum, istilah evaluasi berhubungan dengan tindakan penaksiran, pemberian angka,dan juga penilaian.
Evaluasi merupakan kata yang menyatakan usaha untuk menganalisis hasil dari suatu kebijakan dalam arti satuan nilainya. Adapaun dalam arti yang spesifik, istilah evaluasi berkenaan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat dari suatu kebijakan.

B.     EVALUASI DALAM MANAJEMEN ADMINISTRASI
1.      Evaluasi terhadap masukan (input)
Evaluasi ini dilakukan sebelum program dimulaiyang bertujuan untuk mengetahui apakah pemilihan setiap sumber daya program telah sesuai dengan program.
a.       Sumber daya manusia (SDM)
SDM merupakan aspek yang sangat penting bagi tercapainya keberhasilandalam penyelenggaraan pemerintahan,pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
b.      Sumber daya dana
Jika terjadi kekurangan pada ketersediaan dana kurang, maka moral dan motivasi kerja akan menurun dan pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja yang dihasilkan sehingga target dan tujuan program pun tidak tercapai.
c.       Sarana dan prasarana
Apabila sarana atau alat tidak sesuai dengan standar, maka suatu pelayanan yang bermutu akan sulit dihasilkan.


d.      Petunjuk pelaksanaan
Kebijakan juga dapat mempermudah upaya penyelesaian masalah yang telah terjadi berulang kali. Kebijakan merupakan dasar pengendalian manajemen untuk memungkinkan koordinasi di segala unit organisasi
2.      Evaluasi terhadap proses
Evaluasi ini dilakukan saat program tengah berlangsung. Bertujuan untuk mengetahui apakah metode yang dipilih benar – benar efektif dalam mencapai tujuan – tujuan yang telah ditetapkan.
3.      Evaluasi terhadap keluaran (output)
Dilakukan setelah pelaksanaan program, bertujuan untuk mengetahui apakah output serta effect atau outcome program telah sesuai dengan target pencapaian yang telah ditetapkan.

C.     EVALUASI PROGRAM KESEHATAN
1.      Defenisi evaluasi program
·         Bryant dan white dalam (kuncoro,1997)
Evaluasi adalah upaya untuk mendokumentasikan dan juga melakukan penilaian tentang apa yang terjadi.
·         Anderson dalam (arikunto,2004)
Evaluasi merupakan sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai melalui beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya suatu tujuan.
·         Suharsimi Arikunto dan Abdul Jabar (2004)
Evaluasi program merupakan proses penetapan nilai, tujuan dan efektivitas atau kecocokan sesuatu dengan dengan kriteria serta tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
2.      Tujuan evaluasi program
a.       Untuk memperoleh informasi tentang perencanaan dan pelaksanaan program
b.      Untuk memperbaiki kebijakan perencanaan dan pelaksanaan program
c.       Untuk memperbaiki alokasi sumber daya manajemen

Informasi yang dihasilkan dari evaluasi program merupakan nilai yang anatara lain berkenaan dengan :
a.       Efisiensi yakni perbandingan antara hasil dengan sumber daya yang digunakan
b.      Keuntungan yaitu selisih antara hasil dengan sumber daya yang digunakan
c.       Efektivitas yakni penilaian pada pencapaian hasul tanpa memperhitungkan sumber daya
d.      Keadilan yakni keseimbangan dalam pembagian hasil dan sumber daya yang digunakan
e.       Detriments yakni indikator negatif dalam bidang sosial, seperti criminal dan sebagainya
f.       Manfaat tambahan yaitu tambahan hasil banding biaya atau pengorbanan

3.      Dimensi evaluasi program
Evaluasi sebagai cara untuk membuktikan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan suatu program digunakan untuk menunjukkan tahapan siklus dalam pengelolaan program.
a.       Evaluasi untuk mengukur efektivitas program ‘
Efektivitas program dipahami sebagai keberhasilan implementasi. Implementasi program merupakan cara atau metode untuk mencapai tujuan program yang dirancang melalui identifikasi masalah yang ada dan ingin dipecahkan. Persyaratan keberhasilan implementasi program antara lain :
1)      Kondisi eksternal pelaksana tidak menimbulkan gangguan yang serius
2)      Tersedia waktu dan sumber daya yang memadai
3)      Perpaduan berbagai sumber daya yang benar – benar tersedia
4)      Kebijakan didasari oleh hubungan kausalitas yang andal
5)      Hubungan kausalitas yang langsung dan sedikit mata rantainya
6)      Hubungan saling ketergantungan
7)      Pemahaman dan kesepakatan terhadap tujuan
8)      Tugas- tugas yang diperinci secara berurutan
9)      Komunikasi dan koordinasi yang sempurna
10)  Pihak berwenang dapat menuntut dan mendapatkan kepatuhan




b.      Evaluasi untuk mengukur efisensi program
Efisiensi merupakan suatu ungkapan mengenai hubungan antara hasil – hasil yang diperoleh dari program atau kegiatan dibidang kesehatan dengan upaya yang telah dilakukan dalam bentuk sumber daya manusia,keuangan, serta sumber – sumber lainnya, proses – proses dan teknologi, kesehatan dan waktu.
           Evaluasi terhadap efisiensi program dilakukan dengan membandingkan antara keluaran (output) yang dicapai dengan asupan (input) yang digunakan. Prinsip efisiensi antara lain :
1)      Cost efificiency : mencari biaya yang paling murah
2)      Tehnical efficiency : mencari teknologi yang paling banyak menghasilkan produk
3)      Alloca efficiency : mix input yang sesuai

c.       Evaluasi untuk mengukur relevansi program
Relevansi program sebagai kesesuaian program dengan masalah atau kebutuhan dan kesesuaian program dengan upaya dan sumber daya yang disediakan.
d.      Evaluasi untuk mengukur kesinambungan program
Kesinambungan diarahkan pada upaya penjagaan terhadap keseimbangan pertumbuhan ekonomi serta proteksi lingkungan dan tanggung jawab sosial menuju peningkatan kualitas hidup kita dan generasi mendatang.

D.    LANGKAH – LANGKAH DALAM EVALUASI
1.      Menentukan tujuan evaluasi
Tujuan dari evaluasi harus dimengerti, karena hal ini mempengaruhi pula macam informasi yang akan dikumpulkan.
2.      Menentukan bagian apa dari program yang akan dievaluasi
Apakah yang dievaluasi masukannya, proses, keluaran, atau dampaknya, atau kombinasi dari bagian – bagian tersebut.
3.      Mengumpulkan data awal
Data ini dapat digunakan sebagai pembanding bagi suatu program agar penilaian dapat dilakukan dengan baik.

4.      Mempelajari tujuan program
Tujuan program merupakan syarat penting bagi suatu program, agar penilaiandapat dilakukan dengan baik.
5.      Menentukan tolok ukur (indikator)
Perlu ditetapkan patokan apa yang akan digunakan sebagai dasar pengukuran.
6.      Menentukan cara menilai, alat penilaian, dan sumber datanya
Cara menilai :
a.       Case study X : pengamatan diadakan hanya sesudah program dilaksanakan terhadao suatu kelompok masyarakat.
b.      Pre test :melakukan pengumpulan data awal kemudian dilakukan pengamatan yaitu sebelum dan sesudah program
c.       Mempergunakan kontrol : setelah pelaksanaan program selesai, lalu diadakan oengamatan baik terhadap kelompok masyarakat yang mendapat program dan pada masyarakat yang tidak mendapat program
d.      Pre-test dengan kontrol  : dilakukan pengumpulan data awal, baik pada kelompok yang mendapat program yang disebut eksperimen, maupun terhadap kelompok yang tidak mendapat program yang disebut kelompok kontrol


















DAFTAR PUSTAKA

Darmawan, Surya Ede dan Amal Chalik Sjaaf.2016. Administrasi Kesehatan Masyarakat Teori dan Praktek. Jakarta : Rajawali Pers

L.marquis,Bessie dan J.Huston,carol.2010.Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Teori dan Aplikasi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran




















TUGAS DASAR – DASAR OMPE
EVALUASI



DISUSUN OLEH :

WAHYUNI USMAN            NIM : 1613201010


DOSEN PEMBIMBING : ELFIAN,M.Kes


PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS PAHLAWAN
 TUANKU TAMBUSAI




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ASPEK ETIK DAN HUKUM BAYI TABUNG DAN INSEMINASI

MAKALAH ETIKA DAN HUKUM KESEHATAN ASPEK ETIK DAN HUKUM BAYI TABUNG DAN INSEMINASI DISUSUN OLEH : NAMA                   ...